Cara Mencantumkan Sumber Kutipan (Gaya APA)
Cara Mencantumkan Sumber Kutipan pada Laporan Prakerin Panduan gaya APA untuk siswa keperawatan dan farmasi: kutipan dari buku, pedoman, dan jurnal. Mengapa Sumber Kutipan Harus Dicantumkan? Menghargai pemilik karya. Gagasan, data, dan kalimat dalam buku atau jurnal adalah hasil kerja orang lain. Mengutip tanpa menyebut sumber sama dengan mengambil karya orang lain (plagiarisme). Membuktikan laporan dapat dipercaya. Di bidang kesehatan, pernyataan tentang dosis, prosedur, atau standar kebersihan harus punya dasar yang jelas, bukan sekadar “katanya”. Menjaga keselamatan pasien. Informasi keperawatan dan farmasi yang keliru bisa berbahaya. Dengan sumber yang jelas, pembaca dapat mengecek kebenarannya dan memastikan rujukannya masih terbaru. Memudahkan pembaca menelusuri. Guru pembimbing dan penguji dapat menemukan sumber asli lewat Daftar Pustaka. Menunjukkan kejujuran dan kemampuan ilmiah. Laporan dengan sumber yang rapi menunjukkan bahwa penulisnya membaca, memahami, ...








