Sistematika Bab 2 — Tinjauan Pustaka
Bab 2 Tinjauan Pustaka
Bab 2 berisi teori yang mendasari kasus yang dibahas pada Bab 4. Isinya diambil dari buku, pedoman, dan jurnal, bukan dari hasil pengamatan siswa di tempat prakerin. Setiap kutipan wajib dicantumkan sumbernya, dan sebaiknya memakai referensi sepuluh tahun terakhir. Berikut penjelasan isi Bab 2 untuk kedua jurusan sesuai judul laporan.
Ringkasan Perbedaan Antarjurusan
| Aspek | Keperawatan | Farmasi |
| Judul | Asuhan Keperawatan Nyeri Akut pada Ny. Z dengan Chronic Heart Failure (CHF) di Ruang Mawar Klinik Yakespen Kijang | Telaah Resep dan Kesesuaian Penggunaan Obat pada Penyakit Chronic Heart Failure (CHF) di Apotek Yakespen Kijang |
| Fokus teori | Penyakit CHF, nyeri akut, dan proses asuhan keperawatan | Penyakit CHF, obat gagal jantung, telaah resep, dan pelayanan apotek |
| Jumlah sub-bab | 3 (2.1 sampai 2.3) | 5 (2.1 sampai 2.5) |
A. Jurusan Keperawatan
2.1 Konsep Penyakit Chronic Heart Failure (CHF)
Bagian ini menjelaskan penyakit yang dialami pasien. Siswa menguraikan definisi CHF, gambaran singkat anatomi dan fisiologi jantung, penyebab dan faktor risiko, klasifikasi menurut NYHA, proses terjadinya penyakit (patofisiologi), tanda dan gejala, pemeriksaan penunjang, penatalaksanaan medis dan keperawatan, serta komplikasi. Uraian ditulis secara umum, belum menyebut data Ny. Z.
2.2 Konsep Nyeri Akut
Karena diagnosis utama kasus adalah nyeri akut, bagian ini membahas teori nyeri secara khusus. Isinya meliputi definisi dan jenis nyeri, fisiologi nyeri, cara menilai nyeri (PQRST dan skala numerik), serta penanganan nyeri secara farmakologis dan nonfarmakologis, misalnya teknik relaksasi napas dalam dan pengaturan posisi.
2.3 Konsep Asuhan Keperawatan pada Pasien CHF dengan Nyeri Akut
Bagian ini menjelaskan teori lima tahap proses keperawatan yang nanti diterapkan pada Ny. Z di Bab 4. Tahapnya adalah pengkajian, diagnosis keperawatan (SDKI: Nyeri Akut), intervensi (SIKI), implementasi, dan evaluasi (SLKI). Siswa menuliskan apa saja yang idealnya dikaji, dilakukan, dan dievaluasi menurut teori, bukan yang dilakukan pada pasien.
| Sub-bab | Isi utama | Sumber yang disarankan |
| 2.1 Konsep CHF | Definisi sampai komplikasi | Buku keperawatan medikal bedah, jurnal, pedoman gagal jantung |
| 2.2 Konsep nyeri akut | Definisi, penilaian, penanganan | Buku keperawatan dasar, jurnal |
| 2.3 Asuhan keperawatan | Lima tahap proses keperawatan | SDKI, SIKI, SLKI |
B. Jurusan Farmasi
2.1 Konsep Penyakit Chronic Heart Failure (CHF)
Bagian ini memberi gambaran penyakit sebagai dasar memahami terapinya. Isinya definisi dan klasifikasi CHF, penyebab dan patofisiologi, tanda dan gejala, serta terapi farmakologis dan nonfarmakologis. Cakupannya lebih ringkas dibanding jurusan keperawatan karena fokus laporan ada pada obat dan resep.
2.2 Tinjauan Obat untuk CHF
Siswa menguraikan golongan obat yang lazim dipakai pada gagal jantung, seperti ACE inhibitor atau ARB, beta blocker, diuretik, digoksin, dan antagonis aldosteron. Untuk tiap golongan dijelaskan mekanisme kerja, dosis, indikasi, kontraindikasi, efek samping, interaksi obat, serta cara penyimpanan dan edukasi penggunaannya.
2.3 Resep dan Telaah Resep
Bagian ini menjelaskan pengertian resep, kelengkapan resep, dan tiga jenis telaah: administratif (identitas pasien dan dokter, tanggal), farmasetik (bentuk sediaan, kekuatan, stabilitas), dan klinis (ketepatan indikasi, dosis, serta potensi interaksi obat). Ini adalah dasar teori untuk pembahasan kasus di Bab 4.
2.4 Pelayanan Kefarmasian di Apotek
Siswa menguraikan alur pelayanan resep di apotek, mulai dari penerimaan, penyiapan, dan penyerahan obat, sampai pemberian informasi obat (PIO) dan konseling. Rujukan utamanya adalah peraturan tentang standar pelayanan kefarmasian di apotek.
2.5 Kesesuaian Penggunaan Obat
Bagian ini menjelaskan tolok ukur yang dipakai untuk menilai apakah obat sudah digunakan dengan benar, yaitu kriteria 4T 1W (tepat indikasi, tepat obat, tepat dosis, tepat pasien, dan waspada efek samping), ditambah teori kepatuhan pasien dalam minum obat.
| Sub-bab | Isi utama | Sumber yang disarankan |
| 2.1 Konsep CHF | Definisi, patofisiologi, terapi | Pedoman terapi gagal jantung, jurnal |
| 2.2 Tinjauan obat | Golongan, mekanisme, efek samping, interaksi | Farmakope, buku farmakologi, MIMS atau ISO |
| 2.3 Telaah resep | Telaah administratif, farmasetik, klinis | Permenkes standar pelayanan kefarmasian |
| 2.4 Pelayanan apotek | Alur resep, PIO, konseling | Permenkes standar pelayanan kefarmasian |
| 2.5 Kesesuaian obat | Kriteria 4T 1W, kepatuhan | Buku penggunaan obat rasional, jurnal |
Daftar Periksa untuk Guru Pembimbing
☐ Isi Bab 2 berupa teori, tidak mencampur data pasien atau resep milik pasien.
☐ Urutan sub-bab sesuai dengan judul laporan masing-masing jurusan.
☐ Setiap kutipan memiliki sumber yang tercantum di daftar pustaka.
☐ Referensi berasal dari buku, pedoman, atau jurnal yang dapat dipertanggungjawabkan.
☐ Bahasa disusun dengan kata-kata sendiri, bukan salinan langsung dari sumber.
☐ Teori pada Bab 2 nyambung dengan pembahasan kasus di Bab 4.
Persatuan Perawat Nasional Indonesia. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (SIKI): Definisi dan Tindakan Keperawatan (Edisi 1). Jakarta: Dewan Pengurus Pusat PPNI.
Persatuan Perawat Nasional Indonesia. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI): Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan (Edisi 1). Jakarta: Dewan Pengurus Pusat PPNI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Farmakope Indonesia (Edisi VI). Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Tjay, T. H., & Rahardja, K. (2015). Obat-Obat Penting: Khasiat, Penggunaan, dan Efek-Efek Sampingnya (Edisi VII). Jakarta: PT Elex Media Komputindo.
Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia. (2015). Pedoman Tatalaksana Gagal Jantung (Edisi Pertama). Jakarta: PERKI. Diakses 21 Oktober 2026, dari https://medbox.org/dl/5e148832db60a2044c2d39c5.



Komentar
Posting Komentar