Sistematika Laporan Prakerin – Bab I Pendahuluan
Bab 1 memakai kerangka yang sama untuk kedua jurusan; yang berbeda hanya kasus yang diangkat dan contoh isinya.
| Jurusan | Kasus yang diangkat | Contoh fokus kasus |
|---|---|---|
| Asisten Keperawatan dan Caregiver | Asuhan keperawatan pada satu pasien kelolaan | Hipertensi, diabetes melitus, lansia dengan risiko jatuh |
| Farmasi Klinis dan Komunitas | Pelayanan resep (satu lembar atau beberapa lembar) | Skrining resep, penyiapan obat, informasi dan edukasi pasien |
Ketentuan umum penulisan Bab 1:
- Gunakan bahasa Indonesia baku sesuai PUEBI dan kata ganti "penulis", bukan "saya".
- Samarkan identitas pasien dengan inisial (misalnya Tn. A, 58 tahun); jangan mencantumkan nama lengkap atau alamat.
- Panjang Bab 1 sekitar 3 sampai 5 halaman; format huruf dan spasi mengikuti pedoman sekolah.
1.1 Latar Belakang
Latar belakang terdiri dari empat paragraf yang bergerak dari hal umum ke hal khusus.
- Paragraf 1: prakerin dan tujuannya. Jelaskan bahwa prakerin adalah bagian dari pendidikan SMK untuk membekali siswa dengan pengalaman kerja nyata di dunia usaha dan dunia industri.
- Paragraf 2: gambaran masalah kesehatan. Sampaikan kondisi umum yang berkaitan dengan kasus, disertai data dan sumber yang dapat dicek (Kemenkes, Riskesdas, BPS, atau data tempat prakerin).
- Paragraf 3: alasan memilih kasus. Terangkan mengapa kasus tersebut dipilih dan apa yang penulis temui di tempat prakerin.
- Paragraf 4: penutup. Tutup dengan kalimat yang menghubungkan latar belakang dengan judul laporan.
Contoh kalimat pembuka paragraf 3
| Jurusan | Contoh kalimat |
|---|---|
| Keperawatan dan Caregiver | Selama prakerin di [nama tempat], penulis menemukan pasien dengan [diagnosis medis] yang membutuhkan asuhan keperawatan secara menyeluruh, sehingga penulis tertarik mengangkat kasus ini dalam laporan berjudul "Asuhan Keperawatan pada Tn. A dengan [diagnosis] di [tempat]". |
| Farmasi Klinis dan Komunitas | Selama prakerin di [nama tempat], penulis menemukan resep dengan [jenis obat atau penyakit] yang memerlukan skrining dan penyiapan secara cermat, sehingga penulis tertarik mengangkat kasus ini dalam laporan berjudul "Pelayanan Resep [jenis resep] di [tempat]". |
Tulisan dalam kurung siku diganti dengan data siswa. Jangan menulis angka statistik tanpa sumber.
1.2 Rumusan Masalah
Rumusan masalah ditulis sebagai satu sampai tiga kalimat tanya yang dapat dijawab di bab pembahasan.
| Jurusan | Contoh rumusan masalah |
|---|---|
| Keperawatan dan Caregiver | Bagaimana penerapan asuhan keperawatan pada Tn. A dengan [diagnosis medis] di [tempat prakerin], mulai dari pengkajian, diagnosis, perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi? |
| Farmasi Klinis dan Komunitas | Bagaimana pelayanan resep [jenis resep] di [tempat prakerin], mulai dari skrining resep, penyiapan obat, pemberian etiket, hingga penyerahan obat disertai informasi kepada pasien? |
1.3 Tujuan Penulisan
Tujuan umum menjawab rumusan masalah secara garis besar; tujuan khusus memecahnya menjadi langkah yang dapat diukur.
Tujuan umum
- Keperawatan dan Caregiver: memperoleh gambaran nyata penerapan asuhan keperawatan pada pasien kelolaan di tempat prakerin.
- Farmasi Klinis dan Komunitas: memperoleh gambaran nyata pelayanan resep di tempat prakerin.
Tujuan khusus
| Keperawatan dan Caregiver | Farmasi Klinis dan Komunitas |
|---|---|
| Melakukan pengkajian keperawatan pada pasien kelolaan | Melakukan skrining resep (administratif, farmasetik, dan klinis) |
| Merumuskan diagnosis keperawatan | Menyiapkan atau meracik obat sesuai resep |
| Menyusun rencana intervensi keperawatan | Memberi etiket dan menyerahkan obat |
| Melaksanakan tindakan keperawatan | Memberi informasi dan edukasi cara pakai obat kepada pasien |
| Mengevaluasi hasil asuhan keperawatan | Mendokumentasikan resep dan mencatat temuan selama pelayanan |
Setiap tujuan khusus diawali kata kerja operasional dan sebaiknya sejalan dengan subbab pembahasan di Bab 4.
1.4 Manfaat Penulisan
Manfaat ditulis menurut penerimanya, masing-masing satu sampai dua kalimat.
- Bagi penulis: menambah pengalaman dan keterampilan menerapkan ilmu kejuruan pada kasus nyata, serta melatih kemampuan menulis laporan.
- Bagi sekolah: menjadi bahan evaluasi kesesuaian pembelajaran dengan kebutuhan dunia kerja dan menambah koleksi karya tulis siswa.
- Bagi tempat prakerin: menjadi masukan tertulis mengenai pelaksanaan pelayanan dan kinerja siswa prakerin.
- Bagi pembaca: menjadi referensi bagi siswa lain yang akan menjalani prakerin dengan kasus serupa.
1.5 Ruang Lingkup dan Batasan Kasus
Bagian ini menegaskan apa yang dibahas dan apa yang tidak, agar laporan tetap fokus.
- Keperawatan dan Caregiver: satu pasien kelolaan dengan satu diagnosis medis utama, dirawat selama [jumlah] hari, dibahas melalui lima tahap asuhan keperawatan. Tindakan di luar kewenangan siswa tidak dilakukan sendiri, hanya diamati atau dibantu di bawah pengawasan pembimbing lapangan.
- Farmasi Klinis dan Komunitas: satu atau beberapa lembar resep dengan jenis kasus yang sama, dibahas dari skrining resep sampai penyerahan obat dan informasi kepada pasien. Penggantian obat atau perubahan dosis tidak dilakukan siswa tanpa persetujuan apoteker.
- Keduanya: kasus diambil dengan izin pembimbing lapangan dan tempat prakerin, dan identitas pasien disamarkan.
1.6 Metode Pengumpulan Data
Tulis setiap metode dengan satu kalimat yang menjelaskan apa yang dilakukan penulis.
| Metode | Keperawatan dan Caregiver | Farmasi Klinis dan Komunitas |
|---|---|---|
| Observasi | Mengamati kondisi dan respons pasien | Mengamati alur pelayanan resep |
| Wawancara | Menanyakan keluhan dan riwayat kepada pasien, keluarga, dan perawat | Menanyakan hal yang belum jelas kepada apoteker, asisten apoteker, dan pasien |
| Pemeriksaan atau praktik langsung | Pemeriksaan fisik dan tanda vital di bawah pengawasan | Penyiapan obat dan pemberian etiket di bawah pengawasan |
| Studi dokumentasi | Catatan rekam medis pasien | Lembar resep dan catatan pelayanan |
| Studi pustaka | Buku keperawatan, standar diagnosis dan intervensi keperawatan, jurnal | Buku farmakope dan farmasi, pedoman pelayanan kefarmasian, jurnal |
1.7 Waktu dan Tempat Pelaksanaan Prakerin
Lengkapi tabel berikut dengan data masing-masing siswa.
| Keterangan | Isian |
|---|---|
| Waktu pelaksanaan | [tanggal mulai] sampai [tanggal selesai], total [jumlah] minggu |
| Nama tempat prakerin | [nama instansi] |
| Alamat | [alamat lengkap] |
| Unit atau bagian | [ruang rawat, apotek, puskesmas, atau lainnya] |
| Pembimbing lapangan | [nama dan jabatan] |
| Guru pembimbing sekolah | [nama] |
1.8 Sistematika Penulisan
Bagian ini menjelaskan isi setiap bab dalam satu paragraf pendek per bab. Berikut usulan bab laporan untuk kedua jurusan.
| Bab | Isi | Perbedaan antarjurusan |
|---|---|---|
| Bab 1 Pendahuluan | Latar belakang, rumusan masalah, tujuan, manfaat, ruang lingkup, metode, waktu dan tempat | Contoh isi |
| Bab 2 Tinjauan Pustaka | Teori yang mendasari kasus | Keperawatan: konsep penyakit dan asuhan keperawatan. Farmasi: teori resep, pelayanan resep, dan obat |
| Bab 3 Gambaran Umum Tempat Prakerin | Profil, struktur organisasi, dan alur pelayanan | Sama |
| Bab 4 Pembahasan Kasus | Hasil dan analisis kasus | Keperawatan: lima tahap asuhan keperawatan. Farmasi: skrining sampai penyerahan resep |
| Bab 5 Penutup | Kesimpulan dan saran | Sama |
Daftar Periksa untuk Guru Pembimbing
- ☐ Latar belakang mengalir dari umum ke khusus dan memuat data bersumber
- ☐ Rumusan masalah berbentuk kalimat tanya dan dapat dijawab di Bab 4
- ☐ Tujuan khusus sejalan dengan rumusan masalah
- ☐ Manfaat ditulis menurut penerimanya
- ☐ Ruang lingkup menyebut jumlah pasien atau resep dan rentang waktu
- ☐ Metode pengumpulan data sesuai jurusan
- ☐ Identitas pasien sudah disamarkan
- ☐ Waktu, tempat, dan nama pembimbing sudah lengkap
- ☐ Bahasa baku, kata ganti "penulis", dan ejaan sudah diperiksa


Komentar
Posting Komentar